Neo Galliano

"i wont look back, today is my life"

  • Welcome Message

    Welcome Ahlan wa Sahlan Thanks so much 4 visiting my blog..

Ketenangan Batin

Posted by Neo Galliano On

Semua orang mendambakan ketenangan batin dan rela menempuh berbagai macam cara untuk menenangkan batinnya yang sedang gelisah.

Bagi Anda yang saat ini resah, gelisah, hati tidak tenang, mungkin sudah saatnya untuk lebih mengintensifkan zikrullah untuk menenangkan hati Anda yang gelisah.

Allah swt menunjukkan kepada kita dalam Al-Quran bahwa batin kita, hati kita bisa berubah dari resah dan gelisah menjadi tenang, tentram melalui zikrullah,

الَّذِينَ آمَنُواْ وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُم بِذِكْرِ اللّهِ أَلاَ بِذِكْرِ اللّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ {الرعد/28}

(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.

QS Ar-Ra’d (13):28

Bisa dilakukan kapan saja, di mana saja, tanpa mengeluarkan sepeser pun uang adalah beberapa diantara keunggulan teknik zikrullah dibandingkan dengan tehnik lainnya.

Salah satu cara terbaik dalam berzikir atau mengingat Allah adalah dengan melakukan shalat.

إِنَّنِي أَنَا اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنَا فَاعْبُدْنِي وَأَقِمِ الصَّلَاةَ لِذِكْرِي {طه/14}

Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku. QS Thaha [20]:14


Namun jika Anda merasa bahwa selama ini anda shalat namun tetap tidak merasakan ketenangan batin, Anda masih saja dirudung kegelisahan, itu berarti sudah saatnya Anda mengevaluasi cara Anda shalat lalu memperbaikinya.

Unsur yang paling esensial dalam melakukan shalat yang sangat jarang diterapkan adalah thuma’ninah:bersikap tenang; tidak terburu-buru ketika melakukan shalat.

Bagaimana mungkin kita bisa merasakan ketenangan setiap hari jika kita tidak tenang (tidak thuma’ninah) dalam melakukan shalat?

Salah satu indikasi Anda tidak thuma’ninah dalam melakukan shalat adalah jika Anda mampu menyelesaikan shalat empat rakaat dalam kurun waktu lima menit atau kurang berarti Anda sudah tidak thuma’ninah dalam melakukan shalat.

Jika itu memang terjadi pada diri Anda, cobalah pada shalat berikutnya yang sebentar lagi akan anda kerjakan, untuk memperlambat gerakan dan bacaan shalat Anda. Jika Anda berhasil menambah durasi shalat Anda menjadi minimal 7 menit, itu berarti Anda sudah mulai thuma’ninah dalam shalat Anda.

Selamat mencoba

Categories:

Search

Sponsors